Dari sahabat untuk sahabat: Jangan Lupa Berhenti! 2

Bagaimana dengan solat anda? Sudah mampu berhenti ? Alhamdulillah. Dalam artikel yang lalu saya telah berkongsi sedikit tentang toma’ninah dalam solat. Satu perkara kecil yang selalu diabaikan, tapi impaknya sangat besar pada solat kita. InsyaALLAH kali ini saya akan nukilkan hadis-hadis yang menuntut kita buat begitu. Sedikit perkongsian buat sahabat yang sudi menerima.

Rukuk

“Sesungguhnya solat salah seorang di antara kamu itu tidak sempurna, sebelum orang itu menyempurnakan wuduknya sebagaimana yang telah diperintahkan oleh ALLAH, lalu membesarkan ALLAH, memujinya dan memuliakanNYA serta membaca ayat yang mudah baginya dari ayat-ayat Al-Quran yang telah diajarkan dan diizinkan oleh ALLAH kepadannya, kemudian bertakbir dan rukuk – serta meletakkan kedua tangannya pada kedua lututnya  – sehingga tulang-tulang sendinya menjadi tenang dan terasa lapang.”

[Abu Daud dan An-Nasa’I, disahihkan oleh Al-Hakim dan disepakati oleh Az-Zahabi]

“Apabila kamu rukuk, maka letakkanlah kedua telapak tanganmu di atas kedua lututmu. Kemudian, renggangkanlah jari jemarimu. Lalu, diamlah sehingga setiap anggota badan mengambil bahagiannya.”

[Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban dalam Sahih mereka]

“Apabila kamu rukuk, maka letakkanlah kedua telapak tanganmu di atas kedua lututmu dan panjangkanlah belakangmu serta tenanglah dalam rukukmu.”

[Riwayat Ahmad dan Abu Daud dengan sanad yang sahih]

I’tidal

Rasulullah saw memerintahkan untuk bertoma’ninah di dalam I’tidal. Baginda berkata kepada orang yang solatnya tidak betul.

“Kemudian, angkatlah kepalamu, hingga kamu berdiri lurus, – dan setiap tulang dapt mengambil tempatnya. (Dan di dalam satu riwayat dikatakan), ‘Dan apabila kamu melakukan I’tidal, maka luruskanlah belakangmu dan angkatlah kepalamu hingga tulang-tulang kembali kepada sendi-sendinya.’ ”

[Antaranya diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim]

Kemudian baginda mengingatkan lagi kepada orang itu:

“Sesungguhnya tidaklah sempurna solat seseorang di antara manusia, apabila dia belum mengerjakan hal itu.”

Rasulullah juga bersabda:

“ALLAH Yang Maha Perkasa lagi Maha Agung tidak akan memerhatikan solat seorang hamba yang tidak menegakkan punggungnya di antara rukuk dan sujudnya.”

[Ahmad dan At-Tabrani di dalam Al-Kabir dengan sanad yang sahih]

Sujud

Sewaktu sujud, kita mesti menegakkan tulang punggung kita.

“Apabila engkau sujud, maka tetapkanlah wajah dan kedua tanganmu, sehingga setiap tulangmu menjadi tenang pada tempatnya.”

[Ibnu Khuzaimah (1/10/1) dengan sanad yang hasan]

“Sempurnakanlah rukuk dan sujud. Maka demi Zat yang jiwaku berada dalam kekuasaanNya, sesunguhnya aku benar-benar melihat kamu sekalian di belakangku ketika kamu rukuk dan ketika kamu sujud.”

[Al Bukhari dan Muslim]

Duduk antara dua sujud

“Rasulullah saw menjadikan rukuknya dan bangunnya dari rukuk, sujudnya dan duduknya di antara dua sujud hampir sama lama masanya.”

[Al Bukhari dan Muslim]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s